Manfaat Wortel untuk Bayi

Wortel, dari mendengar namanya saja sudah pasti terlintas seperti apa bentuk dan rasanya. Merupakan salah satu sayur yang banyak tersedia dan mudah didapat dimana saja baik di pasar tradisional maupun swalayan besar, wortel menjadi kian populer. Baik sebagai bahan masakan atau dibuat jus, wortel memiliki rasa yang enak bahkan dikonsumsi begitu saja pun tetap terasa enak. Manfaat wortel untuk ibu hamil pun juga sangat banyak.

Setelah bayi berusia 6 bulan maka ia memerlukan makanan pendamping ASI(MPASI). MPASI haruslah sesuai dengan kebutuhan gizi dan nutrisi harian pada bayi serta dapat dicerna dengan baik oleh pencernaan bayi. Wortel termasuk sayuran yang direkomendasikan sebagai MPASI setelah bayi memasuki usia 6 bulan.

Manfaat Wortel untuk Bayi

1.Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan betakroten pada wortel dapat berfungsi untuk menjaga dan juga memperbaiki kondisi mata akibat kekurangan vitamin A. Ini dikarenakan sifat antioksidannya yang dapat mencegah timbulnya katarak pada mata, khususnya pada mata bayi.

2.Sebagai sumber vitamin dan mineral terbaik
Wortel merupakan salah satu sayuran kaya nutrisi yang sangat bagus untuk kesehatan bayi. Selain itu juga banyak kandungan vitamin lainya seperti vitamin B1, B2, B3, B6, B9, dan C, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan sodium. Sumber kalsium dan magnesium yang baik, yang berguna untuk pembentukan tulang pada bayi.

3.Membantu melancarkan pencernaan
Memasak wortel dengan cara di steam(kukus) dan menghaluskannya membuat wortel mudah dicerna bayi, dan membantu sekresi enzim dalam pencernaannya. Jika bayi rutin mengkonsumsi wortel ini dapat membantu mencegah bayi terkena asam lambung, yang menjadi penyebab bayi sering muntah.

4.Mengatasi sembelit secara alami
Masalah susah buang air besar ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa namun bayi juga. Ini terjadi karena tinja atau feses didalam usus bayi mengeras hingga menjadi penyebab bayi susah buang air besar.

5.Membantu mengatasi diare
Infeksi parasit, bakteri, atau virus seringkali menjadi penyebab diare pada bayi. Daya tahan tubuhnya yang masih dalam tahap perkembangan membuat bayi lebih rentan terkena diare. Saat diare menyerang bayi, keseimbangan air dan garam (elektrolit) pada tubuh bayi menjadi terganggu

Kunjungi media sosial kami :
ig @dtwo.official : https://bit.ly/2JCL6Qs
forum diskusi sahabat d-two : https://bit.ly/2FxJ0gw
fanpage dtwoofficial : https://bit.ly/2UXWUOw
youtube Official D-TWO : https://bit.ly/2Jyva1s

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *